Tuhan sendiri lah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda. Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Yes 7:14).
“Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”
Lihat juga : http://catatanseorangofs.wordpress.com/2011/12/19/salam-hai-engkau-yang-dikaruniai/
—————————————————–
Setiap orang yang sudah atau baru berkeluarga pasti mendambakan kehadiran seorang bayi dalam rumah tangganya. Begitu pula kami, dan sharing berikut ini ….
2 tahun yang lalu, seorang sepupu suamiku yang bernama Eunike menikah. Kebetulan kami berdua menjadi saksi dari pernikahannya yang meriah dan penuh sukacita.Beberapa bulan berselang, kehadiran seorang anak, terntunya menjadi penantian bagi sepasang keluarga muda yang baru mengarungi bahtera rumah tangga. Namun Tuhan belum mengaruniakan hal tersebut pada mereka berdua.
Karena Nike, begitu aku memanggilnya cukup dekat dengan saya dan kebetulan berulang tahun pada tanggal yang sama dengan putra sulungku, apalagi dulu dia murid sekolah minggu saya, kami sering kontak dan berhubungan. Apalagi sekarang ada BBM .( Blackberry ).
3 bulan yang lalu Nike terakhir kontak dengan saya melalui BBM. Kesimpulannya,saat itu saya menangkap kesan ada perasaan sakit dan kesal . Saya membayangkan situasi dihadapkan dengan pertanyaan ,” Kapan kamu akan punya anak …. atau kapan kamu hamil?” itu adalah situasi yang sangat menyakitkan bagi seorang wanita yang belum memiliki momongan padahal sudah menikah cukup lama, sebab sayapun sempat mengalaminya.
Dokter memvonisnya kesulitan untuk memiliki seorang bayi, dikarenakan ada kista pada kandungannya dan anatomi rahim yang kurang normal.
Saya berusaha menguatkan, mendoakan, dan mendukungnya , agar dia tetap tabah dan berusaha dalam Tuhan. Tuhan pasti punya rencana yang indah. Saya membalas begini, ….” Nike aku tahu kamu punya beban. Saya ingin sharing satu hal, pada saat saya mengalami hal yang sama seperti yang kamu alami, ada seorang teman menasehati saya : mengucap syukurlah dalam segala hal ! dalam susah maupun senang mengucap syukurlah ! Tuhan selalu baik buat kita, karena dia selalu punya rencana yang indah buat kita, walaupun jalan yang kita lalui akan menyakitkan . Ucapkan itu dalam setiap doamu siang dan malam , sebab Tuhan membuat mujizatnya pada saya, dan bulan berikutnya saya positif hamil, padahal sebulan sebelumnya dokter sudah memvonis kandungan saya harus ditiup saat itu juga.”
Saya tidak tahu, apa rencana Tuhan buat Nike. Mungkin juga memang ada keluarga yang memang Tuhan tidak mengaruniakan anak. Tetapi satu hal saya yakin, kata – kata yang saya bagikan juga telah menjadi penghiburan dan kekuatan bagi Nike. Saya yakin Nike pada saat itu memang melakukan apa yang saya bagikan.
Kemarin, 5 hari menjelang Natal – 3 bulan setelah percakapan itu, 2 tahun 3 bulan setelah hari pernikahannya, sungguh kabar sukacita itu dinyatakan pada Nike.
Saya sungguh terharu mendengar berita sukacita itu. Saya yakin dia juga terharu saat dokter menyatakan dia positif hamil. Ada satu hal yang paling membuat saya bergetar membaca BBMnya : “Terima kasih cik, atas dukungan dan sharingnya kapan hari. Cik, Tuhan kita tidak pernah setengah – setengah ya kalau bekerja , dokter yang memeriksa juga heran, sebab bagi dokter, kandungan tampak normal dan kista itu HILANG………Ajaib Tuhan !”
Saya bertanya – tanya , 2000 tahun yang lalu saat Mujizat Allah dinyatakan pada Maria apa yang sesungguhnya dia rasakan ? saya yakin perasaan campur baur itu ada di dalam hatinya. tapi satu hal yang Maria tidak lupakan dan itu pasti ada dalam benaknya : AJAIB TUHAN !
Maria menyadari bahwa segala seuatunya memang ada dalam rencana Allah yang indah, sehingga segala resiko segala derita dan segala hal yang secara manusiawi menyakitkan mau ia jalani. Saya tak membayangkan, perasaan malu, perasaan khawatir akan konsekuensi hukum Israel/ Yahudi pada wanita yang hamil di luar nikah dan terancam diputuskan oleh tunangannya pasti ada dalam benaknya. Namun sikap rohani Maria sungguh patut kita teladani.
Dan saat bayi Yesus lahir, saya yakin secara naluriah keibuan, betapa bahagianya Maria sebagai seorang ibu baru pada saat itu.
Kalau “Bayi Natal” itu Tuhan hadirkan dalam rumah tangga Nike pada tahun ini ……” Apakah bayi natal yang sesungguhnya juga hadir di rumah anda ?”
Selamat hari Natal…… semoga sukacita sejati itu selalu ada di tengah – tengah rumah tangga dan keluarga anda sekalian .
Shallom !








Komentar Terakhir